HomeKota BimaPendidikan

SMPN 15 Kota Bima Gelar Workshop Pemanfaatan PMM

Kadis Dikbud Kota Bima Suparman, saat membuka kegiatan worshop pemanfaatan PMM, di SMPN 15 Kota Bima, Senin (31/10/2022).

KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Kepala Dinas Pedidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima Drs. Supratman, M. AP hadiri Workshop Pemanfaatan Platfom Merdeka Mengajar (PMM) yang digelar SMP Negeri 15 Kota Bima Senin (31/10/2022), nampak digambar (foto) kegiatan tersebut di hadiri oleh Kabid Dikdas Muhammad Humaidi,M. Pd, yang juga berlaku sebagai narasumber, turut hadir pula dua orang Pengawas Pembina Bahnan Sapanggi, S. Pd dan Zainul Arifin, SH.

Peserta dalam kegiatan tersebut adalah guru guru dan tenaga kependidikan di SMPN 15 Kota Bima sebanyak 38 orang guru. Berdasarkan Data Platform Merdeka Mengajar di SMPN 15 Kota Bima di antaranya, yang dapat login ke PPM sebanyak 23 guru, yang dapat menonton Video 13 orang, yang lulus Post Test 8 orang dan yang lulus Topik 5 orang.

Yang berlaku sebagai Narasumber Kabid Dikdas Muhammad Humaidin, didampingi Sri Maryani, S. Pd, Nining Juniarti, S. Pd , Alif Ta Reni, Haerly Burhan dan Narasumber senior Ibu Fauzah Tista.

Dalam sambutannta Kadis Dikbud Suparman menyampaikan, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menyediakan sebuah platform yang sangat bermanfaat bagi guru, yaitu Platform Merdeka Mengajar, dengan memanfaatkan platform tersebut, terdapat sejumlah keuntungan yang bisa didapatkan oleh para guru, di antaranya adalah akan memudahkan dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.


Platform Merdeka Mengajar telah diluncurkan oleh Kemendikbudristek sejak awal Tahun 2022 lalu. Di dalam platform tersebut terdapat sejumlah fitur unggulan yang dapat dimanfaatkan oleh para guru. Di antara fitur dalam platform tersebut adalah Asesmen Murid, Perangkat Ajar, Bagi Karya dan lain sebagainya.


Dengan fitur Perangkat Ajar, misalnya, para guru tidak perlu repot jika ingin mencari modul pembelajaran bagi para siswa. Sebab para guru dapat menemukan di platform tersebut sebagai rujukan dan berikut ini adalah empat manfaatkan yang bisa didapatkan oleh para guru ketika menggunakan platform Merdeka Mengajar tersebut.

Selain menamambah Inspirasi dalam mengajar, sudah menjadi tugas guru untuk dapat memberikan pembelajaran yang menyenangkan bagi para siswa. Nah, dengan menggunakan platform Merdeka Mengajar, para guru akan mendapatkan banyak inspirasi sebagai inspirasi mengajar.

Di dalam platform tersebut juga, terdapat fitur bagi karya di mana para guru dari seluruh Nusantara membagikan pengalamannya dalam melakukan pembelajaran yang sukses. Sehingga dengan membaca pengalaman tersebut, bisa dijadikan rujukan. Akhirnya mengamati, tiru, dan modifikasi.


Meningkatkan kompetensi guru, meskipun sudah menjadi guru bukan berarti harus berhenti belajar. Justru seorang guru wajib untuk terus meningkatkan kompetensinya agar mampu memberikan pembelajaran yang mengesankan bagi para siswa di zaman modern seperti sekarang ini.

Di platform Merdeka Mengajar juga terdapat pelatihan-pelatihan yang dapat diikuti oleh para guru. Pelatihan tersebut dapat dilakukan secara mandiri dari mana dan kapan saja asalkan terdapat koneksi internet.

Kaya Ide dalam Kelas, Pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas sudah selayaknya variatif sehingga tidak membuat peserta didik merasa bosan. Sehingga kegiatan yang dilakukan di dalam kelas pun harus berbeda daripada yang dilakukan di hari sebelumnya.


Untuk menambah ide kegiatan di kelas, juga bisa didapatkan melalui platform Merdeka Mengajar. Salah satu contoh kegiatan yang menarik dilakukan di kelas yang dapat diambil dari platform Merdeka Mengajar adalah mengajak para siswa membaca koran dan mencari contoh penerapan Pancasila. Selain meningkatkan pemahaman tentang Pancasila, kegiatan tersebut juga akan meningkatkan literasi siswa.

Membuat Kelas Menyenangkan, dari banyak ide mengajar yang bisa didapatkan dari platform Merdeka Mengajar tentu akan membuat kelas lebih menyenangkan platform Merdeka Mengajar mendukung implementasi kurikulum baru yaitu Kurikulum Merdeka. Demikian pres release yang dikutip media ini, pada website resmi milik Dikbud Kota Bima, Senin (31/10/2022) kemarin. (TN – 02)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: