HomePendidikanBima

SP SMAN 1 Kota Bima Gelar Pengimbasan IHT IKM di SMAN 3 Bolo

Prosesi pengimbasan IHT IKM SP SMAN 1 Kota Bima pada SMAN 3 Bolo.

KOTA BIMA, TUPA NEWS – Sebagai Upaya untuk melaksanakan program pengimbasan sekolah penggerak, SMAN 1 Kota Bima selaku Program Sekolah Penggerak (PSP) Angkatan 1 di Kota Bima terus berupaya dengan melakukan kolaborasi dengan Sekolah-sekolah lainnya di Kota/Kabupaten Bima.

Melalui kegiatan ini SMAN 1 Kota Bima melakukan pengimbasan di SMA Negeri 3 Bolo Kabupaten Bima, dalam kegiatan In House Training (IHT) implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) yang diadakan oleh SMAN 3 Bolo selama dua hari, 6-7 Juli 2024 dengan menghadirkan narasumber berpengalaman dari Tim Penggerak dan Komunitas Belajar (Kombel) SMAN 1 Kota Bima, yang berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam menerapkan Kurikulum Merdeka.

Kegiatan IHT dimulai dengan pembukaan resmi oleh Kepala Sekolah SMAN 3 Bolo, M. Saleh, S. Pd, Ina, yang mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada narasumber. Ia berharap kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi para peserta dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Hari pertama Kegiatan IHT, materi yang dibahas mencakup Kebijakan Kurikulum Merdeka, KOSP, dan Perencanaan Berbasis Data, yang disampaikan oleh Dedy Rosadi, M.Pd, M.Sc selaku Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Bima, sesi ini membahas tentang kebijakan-kebijakan terbaru terkait Kurikulum Merdeka, Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP), dan pentingnya perencanaan berbasis data untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar.

Selanjutnya, Hasto Pancoro, M.Pd, memandu sesi tentang Pembelajaran Berdiferensiasi. Ia menjelaskan strategi-strategi pembelajaran berdiferensiasi yang dapat diterapkan untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa yang beragam.

Hari kedua kegiatan IHT dilanjutkan dengan pembuatan modul ajar dan modul Proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5), yang dibimbing oleh Sukrawati, S.Sos. Materi ini bertujuan membantu para guru untuk menyusun modul ajar dan modul P5 yang efektif dan efisien. Husnul Khatimah, S.Pd, kemudian memberikan pelatihan mengenai Penggunaan Platform Merdeka Mengajar (PMM), yang dirancang untuk membantu guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan lebih efektif.

Kegiatan IHT ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi, yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendalami materi yang telah disampaikan serta berbagi pengalaman dan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi dalam implementasi Kurikulum Merdeka.

Kepala Sekolah SMAN 3 Bolo M. Saleh mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi guru dan berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di sekolahnya serta membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan, singkatnya. (TN – 02)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0