![]() |
Pose bersama Jajaran Dinas Dikbud Kota Bima dengan Pengurus PKBM Al Azhim Jatibaru Barat. |
Kota Bima, Tupa News.- Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) jenis keterampilan “Tata Busana” di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Azhim Kota Bima resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima, Dr. Ir. H. Syamsuddin, M.S Kamis (29/10/2020) Pukul 09.00 pagi di Kampo Tolo Lingkungan Lela RT. 02 RW. 01 Kelurahan Jatibaru Barat Kecamatan Asakota.
Peresmian PKK Tata Boga di PKBM Al Azhim itu, selain dihadiri Kadis Dikbud H. Syamsuddin, juga dihadiri Kabid PNFI (Pendidikan Non Formal dan Informal) Abdul Hafid, S.Pd dan jajarannya, Ketua Forum PKBM Kota Bima Sukahar, SH, Lurah Jatibaru Barat A. Salam Mansyur, SH.
Dalam sambutannya Gufran AH, S.Pd, M.Si seleku Pembina Yayasan Al Azhim Kota Bima, lembaga ini dibangun sejak Tahun 2018 kemarin dan dalam menghadapi peresmian program PKK jenis tata boga ini hanya 4 hari saja kami sulap seketika teras bangunan ini sehingga menjadi sederhana. “Semoga saja lembaga kami bisa Terakreditasi A, dan lembaga yang dibangun diatas tanah milik Ketua PKBM Al Azhim Ridwan Mansyur yang sudah dihibahkan seluas 5 Are ini tidak dijadikan sebagai tempat tinggal. Akan tetapi murni untuk kegiatan belajar mengajar yang didalamnya ada TK dan PKBM,” ujarnya.
Peresmian PKK Tata Boga di PKBM Al Azhim itu, selain dihadiri Kadis Dikbud H. Syamsuddin, juga dihadiri Kabid PNFI (Pendidikan Non Formal dan Informal) Abdul Hafid, S.Pd dan jajarannya, Ketua Forum PKBM Kota Bima Sukahar, SH, Lurah Jatibaru Barat A. Salam Mansyur, SH.
Dalam sambutannya Gufran AH, S.Pd, M.Si seleku Pembina Yayasan Al Azhim Kota Bima, lembaga ini dibangun sejak Tahun 2018 kemarin dan dalam menghadapi peresmian program PKK jenis tata boga ini hanya 4 hari saja kami sulap seketika teras bangunan ini sehingga menjadi sederhana. “Semoga saja lembaga kami bisa Terakreditasi A, dan lembaga yang dibangun diatas tanah milik Ketua PKBM Al Azhim Ridwan Mansyur yang sudah dihibahkan seluas 5 Are ini tidak dijadikan sebagai tempat tinggal. Akan tetapi murni untuk kegiatan belajar mengajar yang didalamnya ada TK dan PKBM,” ujarnya.
![]() |
Penyerahan secara simbolis alat -alat tata busana untuk mendukung program PKK kepada salah satu peserta yang diserahkan oleh Kadis Dikbid H. Syamsuddin. |
Kata Gurfran, yang juga Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bima itu, mengharapkan kepada Lurah Jatibaru Barat untuk mengakomodir di dana kelurahan agar para guru tenaga pendidikan yang ada di lembaganya bisa di bayarkan insentifnya melalui dana kelurahan. Pasalnya, sesuai program dan visi-misi Walikota dan Wakil Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE dan Feri Sofiyan, SH (Lutfi – Feri) untuk mencipatakan 10.000 lapangan pekerjaan, karena ke 8 orang guru ini merupakan tenaga kerja juga, pintah Gevon (sapaan akrab Gufran).
Hal senada juga disampaikan Ketua Forum PKBM Kota Bima Sukahar, program ini nyambung antara perpaduan antara dinas Dikbud dan dinas Disnaker Kota Bima yang kebetulan pembina yayasan Al Azhim merupakan sekretaris dinas Disnaker Kota Bima. Terkait program ini, merupakan bantuan dari pusat setelah mengajukan proposal secara online dan PKBM Al Azhim hanya mendapatkan bantuan Rp. 40 Juta dengan mendidik peserta sebanyak 10 orang, namun patut di ajungi jempol karena lembaga ini menambahkan pesertanya 5 orang dan menjadi 15 peserta totalnya. “Tambahan 5 orang peserta tersebut merupakan dari hasil swadaya lembaga setempat dan kegiatan ini akan berjalan selama 200 jam dan programnya akan dimonitoring oleh dinas terkait melalui bidang PNFI, maupun oleh lembaga pengontrol sosial masyarakat lainnya,” jelas Sukahar yang juga pimpinan PKBM Sukma Jaya Kelurahan Penaraga Kecamatan Raba.
Lanjut Sukahar, ini lembaga yang baru di bangun tapi mampu tembus kepusat untuk mendapatkan bantuan yang sama seperti yang di terima oleh tiga lembaga lainnya yakni PKBM Makawara Kelurahan Nungga Kecamatan Rasanae Timur, PKBM Zulfan Kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat tapi memiliki peserta didiknya di Kelurahan Kodo Kecamatan Rasanae Timur dan PKBM Tiga Putra Kelurahan Radampu Timur Kecamatan Raba.
Hal senada juga disampaikan Ketua Forum PKBM Kota Bima Sukahar, program ini nyambung antara perpaduan antara dinas Dikbud dan dinas Disnaker Kota Bima yang kebetulan pembina yayasan Al Azhim merupakan sekretaris dinas Disnaker Kota Bima. Terkait program ini, merupakan bantuan dari pusat setelah mengajukan proposal secara online dan PKBM Al Azhim hanya mendapatkan bantuan Rp. 40 Juta dengan mendidik peserta sebanyak 10 orang, namun patut di ajungi jempol karena lembaga ini menambahkan pesertanya 5 orang dan menjadi 15 peserta totalnya. “Tambahan 5 orang peserta tersebut merupakan dari hasil swadaya lembaga setempat dan kegiatan ini akan berjalan selama 200 jam dan programnya akan dimonitoring oleh dinas terkait melalui bidang PNFI, maupun oleh lembaga pengontrol sosial masyarakat lainnya,” jelas Sukahar yang juga pimpinan PKBM Sukma Jaya Kelurahan Penaraga Kecamatan Raba.
Lanjut Sukahar, ini lembaga yang baru di bangun tapi mampu tembus kepusat untuk mendapatkan bantuan yang sama seperti yang di terima oleh tiga lembaga lainnya yakni PKBM Makawara Kelurahan Nungga Kecamatan Rasanae Timur, PKBM Zulfan Kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat tapi memiliki peserta didiknya di Kelurahan Kodo Kecamatan Rasanae Timur dan PKBM Tiga Putra Kelurahan Radampu Timur Kecamatan Raba.
Sementara disambutan terakhir, sekaligus membuka kegiatan PKK tersebut, kadis Dikbud H. Syamsuddin mengaharapkan tempatkan nama PKBM Al Azhim sesuai namanya, karena nama Al Azhim yang berarti yang maha agus sesuai Asmaul Husna (Nama-nama Allah). “Semoga PKBM ini tetap bersinar dan mendapatkan dukungan yang positif dari masyarakat sekitar,” singkatnya. (TN – 01)
COMMENTS