![]() |
Rapat kelompok tani kehutanan di Aula BKPH MDM Senin (08/02/2021) |
Kota Bima, Tupa News.- Bertempat di Aula Kantor Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Maria Donggomassa (MDM) Bima – NTB Senin (08/02/2021) mengelar rapat koordinasi pemenuhan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Pendapan Asli Daerah (PAD) dan sosialisasi inovasi SIPUHH (serangkaian perangkat dan prosedur eletronik yang berfungsi mempersiapkan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyimpan, menampilkan, mengumumkan, mengirimkan dan menyebarkan informasi penatausahaan hasil hutan kayu) pada pada kelompok perhutanan sosial lingkup BKPH Maria Donggomassa.
Pada rapat dan sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Balai KPH Maria Donggomassa, Ahyar, S.Hut di hadiri Kasi P2HPM, Kepala Resort dan Ketua Kelompok Perhutanan Sosial lingkup BKPH MDM. Kegiatan yang di lakukan dalam rangka mengingatkan dan menekankan kembali pemenuhan kewajiban-kewajiban bagi kelompok perhutanan sosial lingkup BKPH Maria Donggomassa.
Pada rapat dan sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Balai KPH Maria Donggomassa, Ahyar, S.Hut di hadiri Kasi P2HPM, Kepala Resort dan Ketua Kelompok Perhutanan Sosial lingkup BKPH MDM. Kegiatan yang di lakukan dalam rangka mengingatkan dan menekankan kembali pemenuhan kewajiban-kewajiban bagi kelompok perhutanan sosial lingkup BKPH Maria Donggomassa.
Dalam rapat koordinasi yang melibatkan kelompok perhutanan sosial, Kepala BKPH Maria Donggomassa menyampaikan tentang inovasi singkronisasi antara SIPUUH dan PNBP dan perlunya pemenuhan kewajiban pembayaran PNBP dan PAD. “Petani yang mengarap lahan diwilayah hutan tutupan negara yang sudah mendapatkan Ijin Usaha Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan (IUPHKm) agar mengembalikan fungsi hutan, bukan menanam jagung, padi atau tanaman musiman dalam wilayah kawasan. Seharusnya dalam kawasan di tanami jenis tanaman MPTS dan tanaman kehutanan lainnya, ingat ini kelompok kehutanan bukan kelompok pertanian,” ingatnya.
Usai memberikan sambutan Kepala BKPH MDM Ahyar, langsung membuka dialog dengan para ketua kelompok. Sehingga beberapa ketua kelompok menyampaikan beberapa hal di antaranya, batas-batas wilayah antara HKm, BKPH MDM diminta untuk menyurati kepada pemerintah daerah baik Kota Bima dan Kabupaten Bima untuk tidak memberikan bantuan bibit jagung pada petani yang menempati lahan HKm dan BKPH MDM memberikan bantuan bibit pada kelompok yang membutuhkan bibit.
Sementara Kelompok Tani Hutan (KTH) Batawawi Kelurahan Matakando Kecamatan Mpunda Kota Bima menyampaikan, bahwa mulai Tahun 2021 ini pemotongan PNBP pada para petani dilakukan secara online dengan dipotong langsung di rekening masing-masing petani dan KTH Batawawi sudah bekerjasama dengan Bank NTB Syariah.
Adapun manfaat pembukaan rekening di Bank NTB Syariah melalui program Tambora Wadiah gratis tanpa biaya administrasi, dan setiap tabungan pada program Tambora Wadiah dimaksud tidak ada potongan adminsitrasi bulanan dan tahunan maupun bunga. Jadi maksudnya nilai uang yang di tabung para petani se Batawawi tidak kurang dan tidak lebih. Selain itu, kemudahan membuka rekening di maksud pengurus KTH hingga Sub-Sub Kelompok se Batawawi tidak ada beban lagi untuk memunggut secara tunai PNBP pada petani, akan tetapi para petani di anjurkan untuk menyetor besar PNBP-nya di rekeningnya usai panen tahun ini. (TN – 03)
Usai memberikan sambutan Kepala BKPH MDM Ahyar, langsung membuka dialog dengan para ketua kelompok. Sehingga beberapa ketua kelompok menyampaikan beberapa hal di antaranya, batas-batas wilayah antara HKm, BKPH MDM diminta untuk menyurati kepada pemerintah daerah baik Kota Bima dan Kabupaten Bima untuk tidak memberikan bantuan bibit jagung pada petani yang menempati lahan HKm dan BKPH MDM memberikan bantuan bibit pada kelompok yang membutuhkan bibit.
Sementara Kelompok Tani Hutan (KTH) Batawawi Kelurahan Matakando Kecamatan Mpunda Kota Bima menyampaikan, bahwa mulai Tahun 2021 ini pemotongan PNBP pada para petani dilakukan secara online dengan dipotong langsung di rekening masing-masing petani dan KTH Batawawi sudah bekerjasama dengan Bank NTB Syariah.
Adapun manfaat pembukaan rekening di Bank NTB Syariah melalui program Tambora Wadiah gratis tanpa biaya administrasi, dan setiap tabungan pada program Tambora Wadiah dimaksud tidak ada potongan adminsitrasi bulanan dan tahunan maupun bunga. Jadi maksudnya nilai uang yang di tabung para petani se Batawawi tidak kurang dan tidak lebih. Selain itu, kemudahan membuka rekening di maksud pengurus KTH hingga Sub-Sub Kelompok se Batawawi tidak ada beban lagi untuk memunggut secara tunai PNBP pada petani, akan tetapi para petani di anjurkan untuk menyetor besar PNBP-nya di rekeningnya usai panen tahun ini. (TN – 03)
COMMENTS