![]() |
Aula SMAN 4 Kota Bima setelah dipoles Kepsek Atun Tahun 2020 |
Kota Bima, Tupa News.- Pihak SMA Negeri 4 Kota Bima mengumumkan pada seluruh alumni yang belum mengambil ijasah/STTB (Surat Tanda Tamat Belajar) baik yang menunggak biaya sekolah dan menunggak lainnya agar datang ambil ijasahnya secara gratis dan pihak sekolah tidak menarik biaya serupiah-pun. Hal tersebut di sampaikan Kepala SMAN 4 Kota Bima Siti Maryatun, S. Pd, MM pada Tupa News Selasa (09/02/2021) siang saat di temui di ruang kerjanya.
Menurut Atun sapaan akrab Kepsek Siti Maryatun, sejak pihaknya mengumumkan kepada para alumni untuk mengambil ijasahnya secara gratis di bagian kesiswaan dan terbukti baru beberapa orang saja yang sudah ambil ijasah tersebut, dan tinggal puluhan lembar saja yang tersisa. “Rata-rata ijasah ini belum di cap tiga jari oleh para alumni, jadi saat mereka lulus dari sekolah ini hanya ambil keterangan lulus saja dan kemungkinan ”Diduga” para alumni ini tidak melanjutkan studi dan bekerja di instansi pemerintah sehingga ijasah ini tidak ambil.
![]() |
Kepsek Siti Maryatun. |
Secara terpisah Atun juga menyampaikan program lainnya yang sedang dijalankan selama kepemimpinannya, baik program perpustakaan digital, yang baru saja Word Shoop secara Zoom Meeting (Virtual) dengan Kampus Air Langga – Surabaya. “Tahun ini pihaknya sedang mempersiapkan sarana dan prasana perpustakaan digital dan tenaga SDM-nya yang sudah dilatih oleh Air Langga lewat zoom meeting tersebut, dan rata-rata guru yang menggelolah perpustakaan yang terdiri dari kasek, Kepala Perpustakaan dan penggelolah lainnya termaksud pengurus Osis dan pegawai TU.
Sementara pada program fisik Tahun 2021, pihak SMAN 4 Kota Bima sedang memperbaiki pintu gerbang utama, perbaikan taman bunga di bagian Selatan dekat Lapangan Volly. Pada Tahun 2020 sebelumnya juga sudah melakukan rehab aula hingga atap dan plafonnya yang sudah di makan usia, begitupun ruang Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) satu lokal ruang juga sudah di rehab. Selanjutnya papan nama sekolah didepan jalan protokol (Jl. Gajah Mada) juga dibangun pada era Kepsek Atun. “Pembangunan papan nama sekolah itu, baru dua minggu Atun memimpin sekolah tersebut langsung memprogram untuk merehab berat papan nama sekolah dimaksud dan kini nampak megah,” pungkasnya.
COMMENTS