![]() |
Walikota H. Muhammad Lutfi pukul Gong sebagai tanda launching Kota Layak Anak di GSB Senin (08/03/2021) |
Walikota H. Muhammad Lutfi selain membuka secara resmi juga ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama Wali Kota Bima dengan Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Bima, untuk menjadikan Kota Bima menjadi Kota Layak Anak.
Acara ini juga turut dihadiri oleh Kepala Dinas DPPA Provinsi NTB, Sekretaris Daerah Kota Bima, Asisten, Staf Ahli, Kepala perangkat daerah, Camat dan Lurah lingkup Pemkot Bima, Ketua Organisasi wanita Kota Bima, Perwakilan Kapolres dan Dandim 1608/Bima.
Kebijakan pengembangan Kota layak anak saat ini telah memasuki tahun ke-8, sehingga diharapkan dalam kurun waktu tersebut Kota Layak Anak Indonesia lebih khususnya di Kota Bima, bisa memperluas jaringannya ke dunia Internasional dengan tujuan utama untuk memperoleh pengalaman terbaik dari negara lain, sehingga program dan kegiatan yang di kembangkan akan menjadi lebih inovatif.
“Adapun yang menjadi point terpenting dari proses pengembangan kota layak anak ini yaitu perlunya koordinasi di antara para stakeholder, agar pemenuhan hak-hak anak dapat dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan, sehingga apa yang dicita-citakan bisa mewujudkan Kota Bima menjadi Kota Layak Anak dapat tercapai,” tutup HM. Lutfi.
Sementara itu, Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPA) Kota Bima, H. Ahmad, SE mengatakan launching sekaligus sosialisasi ini dilakukan dalam rangka meningkatkan komitmen antara Pemerintah Daerah dan stakeholder (orang tua, masyarakat dan dunia usaha) dalam perlindungan dan kesejahteraan anak.
Diakhir sambutannya Aji Gomang (Sapaan akrab H. Ahmad) bahwa KLA mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan media massa yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjamin pemenuhan hak-hak anak dalam perlindungan khusus anak, jelas H. Ahmad. (TN – 03)
COMMENTS